Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Provinsi Riau mendorong pemerintah setempat untuk mengarahkan pembangunan kawasan industri wilayah itu dengan konsep klaster.
Ketua Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Apindo Riau Wijatmoko Rah Trisno mengatakan untuk meningkatkan daya saing daerah serta menarik minat investor menanamkan modal di Riau, perlu perencanaan pembangunan kawasan industri berbasis klaster.
“Pembangunan daerah termasuk kawasan industri di Riau sudah harus menerapkan konsep klaster, yaitu dengan menonjolkan keunggulan tiap daerah kabupaten dan kota, misalnya di kawasan pesisir dengan fasilitas pelabuhan bertaraf internasional,” katanya, Senin (21/9/2015).
Dengan upaya pembangunan secara spesifik itu menurut Wijatmoko akan mendorong tumbuhnya kawasan unggulan dan sentra industri terpadu sehingga dapat bersaing dengan kawasan industri lainnya yang ada di Tanah Air.
Selain itu untuk daerah yang memiliki daerah perkebunan cukup luas, harus ditetapkan menjadi sentra industri komoditi tertentu dengan beragam kemudahan dan fasilitas pendukung perpindahan barang yang mudah.
Saat ini tercatat ada dua industri kertas skala global yang beroperasi di Riau, dan menurut Wijatmoko, bukan tidak mungkin dengan pengembangan kawasan industri berbasis klaster itu akan mendorong pelaku industri lainnya untuk masuk dan menanamkan modal di Riau.
“Contohnya dua pabrik kertas skala global yang ada di Riau, dengan basis klaster misalnya bisa mendorong pelaku industri lain untuk masuk ke sini, tentu dengan beragam keunggulan yang harus disiapkan oleh pemerintah,” kata dia.
Sebelumnya Pelaksana Tugas Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengatakan pemprov memang tengah menyiapkan kawasan industri baru untuk meringankan beban kawasan industri yang telah ada seperti di Dumai.
“Memang di Riau ada banyak perusahaan yang butuh dukungan kawasan industri, kami sedang mengupayakan hal itu agar bisa meringankan beban dari kawasan industri Dumai,” katanya beberapa waktu lalu.
Kawasan industri yang tengah didorong oleh Pemprov Riau yaitu pengembangan kawasan industri Tanjung Buton di Kabupaten Siak dan Kuala Enok di Kabupaten Indragiri Hilir. Pembangunan dua kawasan industri itu menurut Andi sesuai dengan amanat pemerintahan Jokowi dengan pembangunan tol laut di pesisir timur Sumatra.
Ketua Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Apindo Riau Wijatmoko Rah Trisno mengatakan untuk meningkatkan daya saing daerah serta menarik minat investor menanamkan modal di Riau, perlu perencanaan pembangunan kawasan industri berbasis klaster.
“Pembangunan daerah termasuk kawasan industri di Riau sudah harus menerapkan konsep klaster, yaitu dengan menonjolkan keunggulan tiap daerah kabupaten dan kota, misalnya di kawasan pesisir dengan fasilitas pelabuhan bertaraf internasional,” katanya, Senin (21/9/2015).
Dengan upaya pembangunan secara spesifik itu menurut Wijatmoko akan mendorong tumbuhnya kawasan unggulan dan sentra industri terpadu sehingga dapat bersaing dengan kawasan industri lainnya yang ada di Tanah Air.
Selain itu untuk daerah yang memiliki daerah perkebunan cukup luas, harus ditetapkan menjadi sentra industri komoditi tertentu dengan beragam kemudahan dan fasilitas pendukung perpindahan barang yang mudah.
Saat ini tercatat ada dua industri kertas skala global yang beroperasi di Riau, dan menurut Wijatmoko, bukan tidak mungkin dengan pengembangan kawasan industri berbasis klaster itu akan mendorong pelaku industri lainnya untuk masuk dan menanamkan modal di Riau.
“Contohnya dua pabrik kertas skala global yang ada di Riau, dengan basis klaster misalnya bisa mendorong pelaku industri lain untuk masuk ke sini, tentu dengan beragam keunggulan yang harus disiapkan oleh pemerintah,” kata dia.
Sebelumnya Pelaksana Tugas Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengatakan pemprov memang tengah menyiapkan kawasan industri baru untuk meringankan beban kawasan industri yang telah ada seperti di Dumai.
“Memang di Riau ada banyak perusahaan yang butuh dukungan kawasan industri, kami sedang mengupayakan hal itu agar bisa meringankan beban dari kawasan industri Dumai,” katanya beberapa waktu lalu.
Kawasan industri yang tengah didorong oleh Pemprov Riau yaitu pengembangan kawasan industri Tanjung Buton di Kabupaten Siak dan Kuala Enok di Kabupaten Indragiri Hilir. Pembangunan dua kawasan industri itu menurut Andi sesuai dengan amanat pemerintahan Jokowi dengan pembangunan tol laut di pesisir timur Sumatra.
