APINDO: Riau Perlu Kembangkan Sektor Pariwisata

By | 21.11.15
Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) menilai Riau sangat berpotensial di bidang pariwisata.

Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) APINDO Hariyadi B. Sukamdani menilai potensi-potensi pariwisata Riau perlu dioptimalkan lagi. Dia mengatakan hendaknya pemerintah melakukan penggarapan pariwisata dengan maksimal.

"Pemerintah harusnya menggarapnya lebih baik lagi, supaya pariwisataya maksimal dan masyarakat bisa merasakan manfaatnya," katanya.

Hariyadi menilai ada beberapa objek pariwisata yang berpotensi, seperti Candi Muara Takus di Kampar, Ombak Bono di Pelalawan, Pulau Rupat di Bengkalis dan sebagainya.

"Ada beberapa objek wisata Riau yang menarik perhatian investor. Riau, termasuk juga Pekanbaru adalah daerah yang seksi untuk investasi, tidak terkecuali sektor pariwisata," kata Hariyadi saat di Pekanbaru.

Asosiation of The Indonesian Tour and Travel Agency (ASITA) juga berpendapat sama. Ketua ASITA Riau Ibnu Mas’ud mengatakan bahwa Pemprov Riau harus fokus dengan bidang pariwisata. Karena banyak objek wisata Riau yang sangat berpotensi untuk mendatangkan wisatawan baik dari dalam dan luar negeri.

“Ini yang selama ini kita tunggu. Kita memang memerlukan keseriusan Pemprov Riau untuk menunjang pariwisata. Karena Riau banyak memiliki objek wisata,” katanya.

Menurut Ibnu,  Pemprov perlu menggelar kompetisi pariwisata dan memberikan penghargaan kepada Kabupaten/Kota yang paling bagus dalam menjual potensi wisatanya. Dia menyarankan agar pemerintah ataupun kepala daerah menghilangkan sifat ego sektoral.

“Karena masing-masing Kabupaten/Kota punya potensi wisata, seperti Kampar yang punya Candi Muara Takus, Rokan Hilir yang punya pergerlan Bakar Tongkang. Ada juga seperti Pelatihan Gajah di Minas yang hanya beberapa kilometer dari Pekanbaru. Masing-masing daerah jangan mengedepankan ego sektoralnya,” katanya.
Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda