Dewan Pengurus Kabupaten (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kampar menilai program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar untuk mengembangkan Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi (RTMPE) sangaDemikian disampaikan Ketua DPK Apindo Kampar Muhammad Amin, Senin (1/12/2015). Dikatakannya rombongan pengurus DPK Apindo Kampar menyempatkan diri berkunjung ke lokasi percontohan RTMPE di Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu. Ikut serta dalam kunjungan ini Sekretaris DPK Apindo Kampar H Nurmailis Syaiful, Bendahara Zulfan Azmi, Sekretaris Panitia Pelantikan DPK Apindo Kampar Aprizal dan pengurus lainnya
Dalam kunjungan ini rombongan pengurus DPK Apindo Kampar diajak Bupati Kampar berkeliling di lokasi percontohan rumah tangga mandiri pangan dan energi (RTMPE) dan menghadiri penutupan pelatihan P4S Karya Nyata angkatan ke 18 dan pembukaan pelatihan P4S angkatan ke-19
Disela-sela kunjungan ke RTMPE, pengurus Apindo Kampar sempat mencicipi mie instan rebus masakan Bupati Kampar H Jefry Noer. Jefry Noer memasak menggunakan bio gas dari RTMPE percontohan. Kepada Muhammad Amin dan pengurus Apindo Kampar Jefry Noer menyampaikan bahwa bio gas ini berasal dari pengolahan kotoran sapi di RTMPE
Kepada Muhammad Amin Jefry menyampaikan harapan agar kedepan RTMPE ini yang harus dikembangkan di desa-desa. "Di RTMPE ini, jika benar-benar dilaksanakan maka orang miskin bisa menjadi orang kaya dan Insya Allah masuk surga," ujar Jefry
Dia menambahkan, dari lahan 1000 meter persegi, sebuah RTMPE bisa menghasilkan Rp 10 juta setiap bulan, di luar anak sapi yang dipelihara di RTMPE. Sementara itu Ketua DPK Apindo Kampar terpilih Muhammad Amin menilai RTMPE yang digagas Pemkab Kampar ini sangat bagus.
"Keinginan kita kedepan Apindo Kampar juga akan melakukan seperti itu. Kita nilai positif kegiatan Pemda ini. Harapan ke Apindo hendaknya Apindo yang terdiri dari pengusaha-pengusaha di Kampar berbuat lebih dari RTMPE," ulas tokoh muda Kabupaten Kampar ini. (transriau)