Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Riau mendesak pemerintah untuk secepatnya menuntaskan pembahasan dan mengesahkan rencana tata ruang dan wilayah (RTRW) di Provinsi Riau.
Sekretaris Jenderal Apindo Riau Peri Akri mengatakan banyak pelaku usaha yang menyampaikan keluhannya kepada dia tentang tidak jelasnya peruntukan lahan dan tata ruang di Riau.
"Banyak investor yang sudah datang ke kami dan menanyakan soal kejelasan RTRW, dan masalah ini sudah terlalu lama dan berlarut-larut," katanya, Minggu (17/5/2015).
Salah satu permasalahan lahan yang paling sering disorot investor menurut Peri, yaitu kejelasan RTRW yang mengatur tentang peruntukan lahan di Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) di Kabupaten Siak.
Kondisi saat ini dengan tidak adanya acuan RTRW yang telah disahkan pemerintah, pengusaha tidak memiliki kepastian dan kejelasan bila akan mengembangkan bisnis dan usaha di kawasan itu.
Peri mengatakan pihaknya sempat mengadukan permasalahan ini kepada Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, dan meminta pemerintah dapat mendorong percepatan pembahasan dan pengesahan RTRW Riau.
"Namanya pengusaha tentu ingin adanya kejelasan, karena kalau bicara penanaman modal tentu ada resiko yang harus ditanggung, nah apalagi dengan ketidakjelasan RTRW, resikonya semakin besar," katanya.
Sebelumnya Mantan Kepala Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah (BPMPD) Riau Irhas Irfan mengatakan masalah RTRW memang satu kendala klasik, yang mengganggu penanaman modal di provinsi itu.
"Ini sebenarnya kendala terbesar dalam mendorong peningkatan penanaman modal di Riau, karena itu kami juga tidak berani mematok target pertumbuhan investasi tinggi-tinggi," katanya.
Adapun Pelaksana Tugas Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengatakan sesuai pembahasan pihaknya dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya beberapa waktu lalu, RTRW Riau masih dibahas oleh legislatif.
"Masalah RTRW Riau ini memang belum selesai, sampai sekarang Menteri LHK bilang masih di DPR, jadi kami juga belum bisa berbuat banyak," katanya.
Andi mengharapkan pembahasan RTRW Riau yang saat ini masih di DPR dapat berjalan lancar, sehingga bisa segera disahkan.